Kapan Lagi Mengenal Diri Sendiri?

Salah satu hikmah dari Ramadan kali ini adalah kita bisa menjadi lebih fokus pada diri sendiri.

Inilah kesempatan terbaik untuk menemukan jati diri. Di saat sebelum pandemi, kita sibuk dengan membandingkan. Di saat sebelumnya, kita sibuk membentuk topeng atau penyamaran.

Karena tanpa disadari kita hanya menuruti keinginan nafsu akan eksistensi, tanpa peduli apa yang terjadi pada hati sendiri.

Ketika lingkungan menjadi tenang dari pendapat orang, maka ini saat yang tepat untuk menemukan apa yang kita butuhkan. Ini saat yang tepat untuk merencanakan masa depan.

Mulailah perenungan diri terhadap apa yang telah dijalani selama ini. Mengevaluasi apa yang sebelum-sebelumnya sudah dilakui. Untuk bertujuan terus memperbaiki diri.

Ini adalah tentang diri kita sendiri. Bukan tentang teman, keluarga, kerabat, hingga pasangan. Karena kita sendirilah yang akan menentukan tujuan akhir kehidupan.

Kapan lagi kita mendapatkan kesempatan berharga seperti ini. Sebab, bisa jadi ini adalah saat-saat yang tak akan terulang lagi. Sebab, ini adalah salah cara untuk mencapai predikat takwa kepada Illahi Rabbi.

“Seseorang tidak akan mendapat predikat ketakwaan sampai dia melakukan muhasabah kepada dirinya lebih ketat dibanding seorang teman yang bermuhasabah terhadap temannya.”

(Hasan Al-Bashri)
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *