Hati

Antara Dua Prasangka

Antara Dua Prasangka

Kita sebagai manusia dikaruniai oleh Allah SWT akal dan pikiran. Sehingga kita bisa mengira dan beranggapan akan suatu hal yang belum menjadi kenyataan. Inilah prasangka. Ada dua prasangka yang kita ketahui yaitu, prasangka baik dan prasangka buruk. Yang mana pada masing-masing prasangka, sebenarnya ada ukuran […]

Antara Perbuatan dengan Pelakunya

Antara Perbuatan dengan Pelakunya

Setiap perbuatan baik atau buruk pasti ada pelakunya. Namun setiap pelaku, suatu saat akan lepas dan meninggalkan apa yang diperbuatnya. Maka, antara perbuatan dan pelaku adalah hal yang berbeda. Kita tidak bisa menghakimi pelaku dari perbuatannya. Kita juga tidak bisa menyimpulkan perbuatan dari pelakunya. Bencilah […]

Antara Pencarian dengan Ketenangan

Antara Pencarian dengan Ketenangan

Dalam hidup ini, manusia pasti tidak luput dengan pencarian. Mencari segala sesuatu untuk memperoleh tujuan tertentu. Mencari rezeki hingga bekerja keras, supaya hidup diliputi kekayaan. Mencari ilmu hingga merantau ke negeri seberang, supaya bertambah wawasan dan pengetahuan. Mencari tempat atau wisata untuk dikunjungi, supaya penglihatan […]

Dimudahkan dalam Urusan

Dimudahkan dalam Urusan

Ingatlah bahwa sebesar apapun masalah yang kita punya, Allah SWT Maha Besar dari segalanya. Meskipun bayangan kemustahilan menghantui pikiran kita, ingatlah Allah SWT akan selalu ada. Ambillah hikmah dari kisah Nabi Musa. Ketika menghadapi Fir’aun yang saat itu memiliki segalanya. Pasukan, harta benda, dan kekuasaan […]

Menyikapi Masa Lalu

Menyikapi Masa Lalu

Jika kamu melahirkan sesuatu kebaikan atau menyembunyikan atau memaafkan sesuatu kesalahan (orang lain), maka sesungguhnya Allah Maha Pemaaf lagi Maha Kuasa. (An-Nisa’ : 149) Masa lalu merupakan bagian dari hidup kita. Setiap dari kita pasti memilikinya. Namun tidak semua masa lalu itu sempurna. Ada beberapa […]

Dengan Memberi Maaf

Dengan Memberi Maaf

Memberi maaf pada yang merasa punya khilaf, menentramkan hatinya. Memberi maaf pada yang tak merasa bersalah, menentramkan hati kita. (Ustadz Salim A. Fillah) Dengan memberi maaf, kita juga memberi ketentraman kepada semua. Karena siapa saja berhak merasa tentram, termasuk diri kita. Maka berilah maaf tanpa […]